Atasi Persoalan Sampah, Kolaborasi Pemko Pekanbaru – Polda Riau Hadirkan Teknologi Waste to Energy

- Penulis

Jumat, 6 Maret 2026 - 10:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Atasi Persoalan Sampah, Kolaborasi Pemko Pekanbaru - Polda Riau Hadirkan Teknologi Waste to Energy
Jajaran Pemko Pekanbaru bersama Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan melakukan peninjauan ke TPA Muara Fajar - Pekanbaru.go.id

i

Atasi Persoalan Sampah, Kolaborasi Pemko Pekanbaru - Polda Riau Hadirkan Teknologi Waste to Energy Jajaran Pemko Pekanbaru bersama Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan melakukan peninjauan ke TPA Muara Fajar - Pekanbaru.go.id

PEKANBARU – Pemerintah Kota Pekanbaru bersama Kepolisian Daerah Riau berkolaborasi menghadirkan teknologi Waste to Energy (WTE) sebagai langkah strategis dalam mengatasi persoalan sampah di Kota Pekanbaru. Teknologi ini akan diterapkan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Muara Fajar dengan memanfaatkan gas metana dari timbunan sampah untuk diolah menjadi energi listrik.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan, kolaborasi ini merupakan upaya nyata pemerintah kota dalam menghadirkan solusi berkelanjutan bagi persoalan sampah yang selama ini menjadi tantangan di kota bertumbuh seperti Pekanbaru.

“Kami ingin mengubah paradigma bahwa sampah bukan hanya masalah, tetapi juga potensi. Melalui teknologi Waste to Energy, sampah dapat diolah menjadi energi yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Agung.

Ia menjelaskan, proyek ini akan memanfaatkan gas metana yang dihasilkan dari timbunan sampah di TPA Muara Fajar untuk diubah menjadi energi listrik melalui pembangkit listrik tenaga biogas. Kapasitas listrik yang dihasilkan diperkirakan mencapai sekitar 3 megawatt dengan produksi energi sekitar 20,5 juta kWh per tahun.

Menurut Agung, proyek ini juga tidak akan membebani keuangan daerah karena dijalankan melalui skema kerja sama business-to-business (B2B) dengan pihak investor.

“Ini merupakan langkah inovatif karena tidak menggunakan APBD dan tidak membebani pemerintah kota dengan biaya tipping fee. Artinya, solusi pengelolaan sampah dapat berjalan sekaligus menghadirkan nilai ekonomi,” jelasnya.

Wali Kota juga mengapresiasi peran Polda Riau yang turut memfasilitasi kolaborasi berbagai pihak dalam mewujudkan proyek ini. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, investor, akademisi, dan masyarakat menjadi kunci dalam menghadirkan solusi lingkungan yang berkelanjutan.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Polda Riau yang telah memfasilitasi dan menginisiasi kolaborasi ini. Semangat gotong royong lintas sektor sangat penting untuk menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Dengan hadirnya teknologi WTE ini, Pemerintah Kota Pekanbaru berharap dapat mengurangi volume sampah secara signifikan di TPA Muara Fajar, sekaligus menghasilkan energi terbarukan serta mendukung upaya pengurangan emisi gas rumah kaca.

Pemerintah Kota Pekanbaru juga berkomitmen terus memperkuat sistem pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir, termasuk peningkatan kesadaran masyarakat dalam pengurangan dan pemilahan sampah.

“Persoalan sampah adalah tanggung jawab bersama. Dengan kolaborasi dan inovasi, kita optimistis Pekanbaru dapat menjadi kota yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan,” tutup Agung. (Kominfo8/RD2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel riaupark.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GEMARI Jakarta Apresiasi Kajati Riau, Dugaan Mafia Hutan Eks PT APSL Mulai Disentuh Hukum
DPRD Kota Pekanbaru Gelar Paripurna dengan Agenda Laporan Pelaksanaan Kegiatan Reses Anggota DPRD Kota Pekanbaru Masa Persidangan Ke-II
Anggota DPRD Pekanbaru Abu Bakar Lakukan Sosper PP Pekanbaru No.3 Tahun 2023 Tentang PKS
Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat LAM Riau Siap Dukung Kenduri Akbar Melayu Nusantara
GEMARI Bongkar Dugaan Skema ‘Kelompok Tani’ di Balik Penguasaan Hutan Eks PT APSL
Polda Riau Launching Riau Bhayangkara Run 2026, Kapolda Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan dan Perkuat Persatuan
PW HIMMAH Riau Soroti Dugaan Permasalahan Perizinan Pembangunan SLB Santa Lucia di Rumbai
Terjadi Kelangkaan BBM di Riau, Edy Natar Nasution Angkat Bicara
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:17 WIB

GEMARI Jakarta Apresiasi Kajati Riau, Dugaan Mafia Hutan Eks PT APSL Mulai Disentuh Hukum

Senin, 25 Mei 2026 - 07:37 WIB

DPRD Kota Pekanbaru Gelar Paripurna dengan Agenda Laporan Pelaksanaan Kegiatan Reses Anggota DPRD Kota Pekanbaru Masa Persidangan Ke-II

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:41 WIB

Anggota DPRD Pekanbaru Abu Bakar Lakukan Sosper PP Pekanbaru No.3 Tahun 2023 Tentang PKS

Senin, 18 Mei 2026 - 15:38 WIB

Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat LAM Riau Siap Dukung Kenduri Akbar Melayu Nusantara

Senin, 11 Mei 2026 - 13:33 WIB

GEMARI Bongkar Dugaan Skema ‘Kelompok Tani’ di Balik Penguasaan Hutan Eks PT APSL

Berita Terbaru