RIAUPARK.COM | ROKAN HILIR, SINABOI – Dalam upaya mencegah terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di tengah meningkatnya suhu dan cuaca panas, Polsek Sinaboi terus mengintensifkan patroli serta memberikan edukasi kepada masyarakat di wilayah rawan kebakaran.
Seperti yang dilakukan Bhabinkamtibmas Kepulauan Raja Bejamu, Brigadir Robert K., bersama masyarakat setempat yang melaksanakan patroli pencegahan Karhutla di kawasan Jalan Poros Raja Bejamu, Kecamatan Sinaboi, Kabupaten Rokan Hilir, pada Senin (27/7/2026).
Dalam kegiatan tersebut, petugas tidak hanya melakukan pemantauan terhadap kondisi lahan, tetapi juga menyampaikan imbauan secara langsung kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan titik api agar dapat ditangani secepat mungkin.
Hasil patroli menunjukkan situasi yang menggembirakan. Petugas tidak menemukan adanya titik api maupun kebakaran hutan dan lahan (Karhutla Nihil). Kondisi lahan di lokasi patroli juga masih terpantau basah dan berair, sehingga risiko terjadinya kebakaran relatif rendah. Secara keseluruhan, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Sinaboi berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Kapolsek Sinaboi, IPTU Yohanes Untung Sormin, S.H., M.H., menegaskan bahwa patroli Karhutla akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai langkah preventif untuk melindungi lingkungan dan keselamatan masyarakat.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dengan tidak membuka lahan menggunakan api. Pencegahan merupakan langkah terbaik dalam menghindari terjadinya Karhutla.
Apabila masyarakat melihat adanya titik api atau aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran, segera laporkan kepada Bhabinkamtibmas atau Polsek Sinaboi agar dapat segera ditangani.
Sinergi antara kepolisian dan masyarakat sangat penting untuk menjaga wilayah Sinaboi tetap aman, hijau, dan bebas dari Karhutla,” ujarnya.
Polsek Sinaboi berkomitmen untuk terus meningkatkan patroli, sosialisasi, dan edukasi kepada masyarakat sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam pencegahan Karhutla, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di Kabupaten Rokan Hilir. Pungkasnya (MH)














