Disperindag Pekanbaru Lakukan Monitoring Lonjakan Harga Komoditi Pangan Menjelang Nataru

- Penulis

Rabu, 17 Desember 2025 - 16:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU– Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru bersama Tim Satgas Pangan di Kota Pekanbaru bakal melakukan monitoring bersama menjelang momen Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Mereka mengantisipasi lonjakan harga komoditi pangan.

Gejolak kenaikan harga memang jadi perhatian tim satgas pangan di Kota Pekanbaru. Mereka terus melakukan upaya pengawasan terhadap harga di pasaran guna mencegah ulah spekulan jelang momen hari besar keagamaan.

“Kami terus melakukan monitoring guna mengantisipasi kenaikan harga,” tegas Kepala Disperindag Kota Pekanbaru, Iwan Simatupang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Harga cabai merah terutama dari Provinsi Sumatra Barat memang masih tinggi. Ia menyebut pasokan masih belum stabil karena produksinya terbatas.

Apalagi pasca bencana banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat. Ia menegaskan bahwa ketersediaan pasokan juga terkendala karena faktor cuaca ekstrem yang masih melanda.

“Langkah antisipasi kita, tentu semua pihak terkait di satgas pangan kita bekerjasama, memantau gejolak harga di pasaran,” ujarnya.

Pihaknya bersama Satgas Pangan di Kota Pekanbaru bakal memantau pasokan komoditi pangan yang ada. Ia mengaku bahwa pemerintah siap melakukan intervensi terhadap gejolak harga.

“Apabila memang perlu intervensi pemerintah dalam mengantipasi gejolak harga, tentu kita lakukan langkah tersebut,” ungkapnya. (Kominfo7/RD2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel riaupark.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bertambah, Polda Riau Kini Tangani 45 Kasus Karhutla, 49 Orang Jadi Tersangka
Sambut HUT ke-24, IPKBI Riau Gagas Aksi Solidaritas Peduli Karhutla di Pekanbaru
Empat Kepala Suku Kubu Terima Watikah dan Gelar Kehormatan dari Sultan Siak Sri Indrapura XIII
Menjaga Api Persatuan, Merawat Warisan Leluhur di Bumi Lancang Kuning
Marwah Adab dan Kemandirian Ekonomi: Mengapa Bengkalis Mutlak Menjadi Ibu Kota Provinsi Riau Pesisir
Kesenjangan Dorongan Internal dalam Mencapai Kinerja
Perkuat Edukasi dan Literasi Keuangan di Riau, Kantor Perwakilan LPS I Gelar Silaturahmi Perdana Bersama Jurnalis
GEMARI Jakarta Apresiasi Kajati Riau, Dugaan Mafia Hutan Eks PT APSL Mulai Disentuh Hukum
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 03:24 WIB

Bertambah, Polda Riau Kini Tangani 45 Kasus Karhutla, 49 Orang Jadi Tersangka

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 05:42 WIB

Sambut HUT ke-24, IPKBI Riau Gagas Aksi Solidaritas Peduli Karhutla di Pekanbaru

Minggu, 23 Agustus 2026 - 05:45 WIB

Empat Kepala Suku Kubu Terima Watikah dan Gelar Kehormatan dari Sultan Siak Sri Indrapura XIII

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:43 WIB

Menjaga Api Persatuan, Merawat Warisan Leluhur di Bumi Lancang Kuning

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:09 WIB

Marwah Adab dan Kemandirian Ekonomi: Mengapa Bengkalis Mutlak Menjadi Ibu Kota Provinsi Riau Pesisir

Berita Terbaru