RIAUPARK.COM | ROKAN HILIR – Panitia seleksi (Pansel) pemilihan ketua PSSI Rokan Hilir (Rohil) Masa Bhakti 2026 – 2030 melakukan fit and profer test (uji kelayakan dan kepatutan) terhadap calon yang diusulkan oleh pemilik suara, Selasa, (19/5/26) malam.
Pansel terdiri dari Sekretaris Umum (Sekum) PSSI Riau, Agus Samsir, Disparpora Kabupaten Rohil, Sandra, Sekum KONI Kabupaten Rohil, Wais Alqorni, S.STP dan perwakilan dari vouter Defrizon Gusman.
Adapun calon ketua PSSI Rohil yang diusul dan didukung oleh pemilik suara yaitu Sutrisno. Nama mantan sekretaris PSSI Rohil itu diajukan oleh 7 dari 8 vouter anggota PSSI Rohil kepada pansel untuk dilakukan uji kelayakan dan kepatuhan.
“Maka dari itu hari ini pansel melakukan fit and profer test terhadap calon. Kegiatan pansel malam ini mendengarkan visi dan misi calon ketua. Setelah mendengar visi dan misi, pansel berhak menolak atau menerima saudara Sutrisno menjadi ketua PSSI Rohil,” beber Agus Samsir.
Setelah mendengar visi dan misi, pansel sepakat dan setuju Sutrisno ketua PSSI Rohil masa bhakti 2026 – 2030. “Berita acara akan kami serahkan kepada PSSI Riau untuk diterbitkan surat keputusan (SK) oleh Ketua Umum PSSI Riau,” ujar, Agus Samsir.
Pada kesempatan itu, Bung Tris mengucapkan terima kasih kepada vouter yang telah memberikan dukungan penuh kepadanya. Ia berkomitmen, akan mempertahankan yang baik, dan membenahi yang buruk.
“Menjalankan roda organisasi yang besar seperti PSSI ini tidak bisa sendiri, tentunya butuh bantuan dari pengurus lainnya. Untuk itu, agar organisasi dan pembinaan berjalan dengan baik, kritik, saran dan masukan sangat diharapkan,” ujarnya.
Bung Tris juga mengatakan, ia bersama pengurus lainnya akan merencanakan kompetisi internal klub anggota PSSI Rohil memperebutkan piala Bupati Rohil. Selain itu juga akan menggelar turnamen di 3 Kecamatan dengan memperebutkan piala yang sama.
“Insyallah, rencana ini tak terlepas dari dukungan Pemerintaha Daerah melalui KONI Kabupaten Rohil dibawah kepemimpinan Bung Riwansyah yang aktif berkomunikasi kepada cabor – cabor. Sinergisitas dan kolaborasi ini tentunya harus dijaga dengan baik,” Pungkasnya (MH)














