RIAUPARK.COM | ROKAN HILIR, SINABOI – Kasus malaria yang terjadi di Kecamatan Sinaboi, Kabupaten Rokan Hilir, menjadi perhatian serius masyarakat. Warga mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir segera mengambil langkah konkret untuk menangani penyebaran penyakit tersebut yang dinilai semakin mengkhawatirkan.
Berdasarkan data yang dihimpun Kabiro Riaupark.com, dalam bulan ini dilaporkan terdapat seorang warga di Kepenghuluan Sinaboi meninggal dunia yang diduga berkaitan dengan malaria. Peristiwa tersebut semakin menambah kekhawatiran masyarakat terhadap kondisi kesehatan di wilayah tersebut.
Sejumlah warga menilai hingga saat ini belum terlihat langkah penanganan yang mampu menjawab kekhawatiran masyarakat. Mereka berharap pemerintah daerah segera memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian malaria, seperti penyemprotan sarang nyamuk (fogging) apabila diperlukan sesuai kajian kesehatan, pemeriksaan massal, penyediaan obat-obatan, peningkatan pelayanan kesehatan, serta edukasi kepada masyarakat.
Saat diwawancarai, beberapa warga Kepenghuluan Sinaboi berharap pemerintah tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga segera menghadirkan solusi nyata agar penyebaran malaria dapat ditekan dan tidak kembali menimbulkan korban.
“Kami berharap pemerintah daerah segera turun tangan dan mengambil langkah konkret. Jangan sampai semakin banyak warga yang terdampak,” ujar salah seorang warga.
Masyarakat berharap Pemkab Rokan Hilir bersama instansi kesehatan terkait segera memberikan penjelasan mengenai kondisi terkini, langkah penanganan yang telah dilakukan, serta rencana tindak lanjut guna melindungi masyarakat dari ancaman malaria.
Catatan Redaksi: Sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, media memberikan ruang hak jawab dan hak koreksi kepada Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir maupun pihak terkait untuk memberikan klarifikasi atau tanggapan atas pemberitaan ini. Pungkasnya (MH)














