RIAUPARK.COM | ROKAN HILIR – Aktivitas pengerjaan pengecatan di lingkungan RSUD Pratomo Bagansiapiapi menjadi perhatian setelah sejumlah pekerja diduga terlihat tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) saat melaksanakan pekerjaan, Selasa (18/08/2026).
Penggunaan APD merupakan salah satu bagian penting dalam penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), khususnya pada pekerjaan yang memiliki potensi risiko terhadap keselamatan pekerja. Kondisi tersebut pun dinilai perlu menjadi perhatian pihak terkait agar aspek keselamatan selama proses pengerjaan tetap menjadi prioritas.
Riaupark.com kemudian berupaya melakukan konfirmasi kepada Direktur RSUD Pratomo Bagansiapiapi, Dr. Tri Buana Tungga Dewi, M.Kes., melalui pesan WhatsApp. Konfirmasi tersebut dilakukan untuk meminta penjelasan mengenai standar keselamatan kerja serta kelayakan penggunaan APD bagi para pekerja yang melaksanakan pekerjaan pengecatan di lingkungan rumah sakit.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Persoalan keselamatan kerja dinilai tidak seharusnya menunggu hingga terjadi kecelakaan terlebih dahulu. Penggunaan APD sejak awal pekerjaan merupakan langkah pencegahan untuk meminimalkan risiko dan melindungi pekerja selama menjalankan tugasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, Riaupark.com belum menerima pernyataan resmi dari Direktur RSUD Pratomo Bagansiapiapi, Dr. Tri Buana Tungga Dewi, M.Kes., terkait persoalan tersebut.
Media tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak RSUD Pratomo Bagansiapiapi maupun pihak terkait untuk memberikan penjelasan mengenai kondisi sebenarnya di lapangan.
Riaupark.com berkomitmen menyajikan informasi secara berimbang dengan mengedepankan prinsip-prinsip jurnalistik dan ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Pungkasnya (MH)














