RIAUPARK.COM | ROKAN HILIR – Menjelang Hari Jadi Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) yang akan diperingati pada 4 Oktober, peluncuran logo resmi Hari Jadi Rohil ke-27 menjadi sorotan masyarakat dan logo tersebut menuai perhatian karena desainnya diduga menggunakan bantuan ChatGPT atau teknologi kecerdasan buatan (AI).
Dugaan tersebut pun memunculkan pertanyaan mengenai proses kreatif dan konsep yang digunakan dalam menentukan desain resmi Hari Jadi Kabupaten Rokan Hilir tahun 2026 di sejumlah kabupaten lain, proses pembuatan logo Hari Jadi daerah bahkan dilakukan melalui sayembara atau kompetisi desain.
“Cara tersebut dinilai dapat memberikan ruang kepada masyarakat dan para desainer untuk menghasilkan berbagai konsep kreatif sebelum ditentukan desain terbaik yang akan digunakan sebagai identitas resmi daerah sementara itu, penggunaan desain yang diduga berasal dari bantuan ChatGPT pada logo Hari Jadi Kabupaten Rokan Hilir ke-27 menjadi bahan perbincangan masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejumlah pihak mempertanyakan apakah desain tersebut sudah melalui proses kurasi dan pertimbangan yang matang sehingga benar-benar mencerminkan identitas, sejarah, serta karakter Kabupaten Rokan Hilir.
“Hari Jadi Kabupaten Rokan Hilir yang jatuh pada 4 Oktober 2026 memasuki usia ke-27 tahun kondisi tersebut diharapkan menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Rohil, khususnya Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), agar desain logo Hari Jadi yang digunakan dapat memiliki kualitas visual yang baik, menarik, serta mampu menjadi representasi daerah.
Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon WhatsApp, Kadis Kominfo Rohil H. Mursal, S.H. menyampaikan bahwa logo tersebut dibuat oleh bagian dari Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kominfo Rohil.
“Jika dibandingkan dengan logo Hari Jadi Kabupaten Rokan Hilir ke-26 tahun pada 2025, terdapat perbedaan tampilan desain yang cukup mencolok dengan logo Hari Jadi ke-27 tahun 2026 perbedaan tersebut kemudian menjadi perhatian, terlebih muncul dugaan bahwa desain logo tahun ini menggunakan bantuan teknologi AI seperti ChatGPT.
Meski demikian, terkait dugaan penggunaan ChatGPT tersebut, diperlukan penjelasan lebih lanjut dari pihak terkait mengenai proses pembuatan, konsep, serta tahapan penetapan logo resmi Hari Jadi Kabupaten Rokan Hilir ke-27.
Publik tentunya berharap logo Hari Jadi Kabupaten Rokan Hilir tidak hanya sekadar menjadi identitas perayaan, tetapi juga memiliki konsep dan nilai visual yang mampu menggambarkan sejarah, budaya, serta jati diri daerah. Pungkasnya (MH)














