Koreksi Kinerja Direksi PT SPRH Rokan Hilir Diminta, Bupati H. Bistamam Diharapkan Bersikap Tegas

- Penulis

Kamis, 19 Maret 2026 - 11:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RIAUPARK.COM | ROKAN HILIR – Polemik kinerja manajemen PT SPRH (Perseroda) Rokan Hilir kembali mencuat di lingkungan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Rokan Hilir. Sejumlah karyawan mengaku hingga kini belum menerima hak gaji mereka dalam beberapa waktu terakhir, bahkan menjelang akhir bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.

Kondisi tersebut memicu keprihatinan berbagai pihak, salah satunya disampaikan oleh Khalifah Sandra, yang turut mengawal persoalan tersebut Ia menilai kebijakan pimpinan BUMD belum menunjukkan keberpihakan terhadap karyawan, khususnya mereka yang berada pada posisi paling terdampak.

Menurutnya, keterlambatan pembayaran gaji bukan persoalan baru dan telah beberapa kali dibahas dalam rapat internal bersama pihak perusahaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sudah dua kali mengikuti rapat bersama pihak BUMD untuk membahas status karyawan nonaktif yang ditetapkan oleh PLT Rahmat Hidayat yang tidak sesuai dengan regulasi dan tupoksi PLT kami yang di rumahkan menjadi korban namun hingga sembilan bulan berjalan, belum ada kejelasan terkait pembayaran gaji. Sampai hari ini belum terlihat hasil konkret,” ujarnya, Kamis (19/03/2026).

Situasi tersebut dinilai semakin memprihatinkan karena terjadi di penghujung Ramadhan, saat umat Muslim bersiap menunaikan kewajiban zakat fitrah sebelum pelaksanaan salat Idul Fitri.

Para karyawan mengaku mengalami tekanan ekonomi akibat belum terpenuhinya kebutuhan dasar sehari-hari, sementara kewajiban agama tetap harus dijalankan.

“Kami ingin menunaikan zakat fitrah sebagai kewajiban umat Muslim. Namun kondisi keuangan tidak memungkinkan karena gaji belum dibayarkan.

Terima kasih kami ucap kan kepada pimpinan BUMD rahmatul, ambran, fadil, perwedes, usup, Puluhan juta untuk yang di dalam sanggup kalian keluarkan,,berbentuk pinjaman,tak semua orang yg di rumah kan tidak sanggup kalian keluarkan, tapi yang pergi rapat kemarin butuh dia nak bayar zakat,curhat ke saya,” ungkapnya.

Selain itu, ia menyayangkan sikap pimpinan yang dianggap kurang membuka ruang komunikasi dan dialog terbuka guna mencari penyelesaian bersama mengenai hak karyawan yang dirumahkan karena mereka masih punya status karyawan.

Ia menambahkan, jumlah karyawan yang sangat membutuhkan sesuai hasil rapat 2 kali sebelum puasa dan pertengahan puasa pembayaran gaji diminta kejelasan namun tidak mendapatkan hasil dan karyawan tersebut meminta berupa pinjaman untuk kebutuhan bulan puasa untuk membayarkan zakat ternyata di abaikan,” tegasnya.

Kececewaan Karyawan mendengar kabar yang karyawan yang aktif mendapatkan pinjaman sesuai gaji pokok kami karyawan yang non aktif untuk meminjam membayarkan zakat saja hanya dikali 1 juta satu orang baru 7 juta untuk tujuh orang sedangkan yang aktif mampu mereka usahakan yang nominalnya lebih kurang ada 10 juta dan 6 juta serta 4 juta sesuai dengan gaji pokok karyawan.

Inikah kebijakan pemimpin yang tidak adil terhadap karyawan yang non aktif karena kami sama sama punya hak semoga pemimpin yang zalim dapat balas yang setimpal.

Menurutnya, pemenuhan hak karyawan seharusnya menjadi prioritas utama manajemen karena menyangkut aspek kemanusiaan serta kepercayaan internal terhadap perusahaan daerah.

Karena itu, ia berharap Bupati Rokan Hilir H. Bistamam selaku Kuasa Pemilik Modal dapat mengambil sikap tegas dengan melakukan evaluasi terhadap kepemimpinan PT SPRH (Perseroda) tutupnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen PT SPRH (Perseroda) belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab keterlambatan pembayaran gaji maupun kepastian waktu pencairannya.

Para karyawan berharap pemerintah daerah segera turun tangan agar hak-hak mereka dapat dipenuhi, sehingga dapat menjalankan kewajiban keagamaan dengan tenang di penghujung Ramadhan. Pungkasnya (MH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel riaupark.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarak HUT RI ke-81, Final Free Fire “Independent Day Battle” PSI–ESI Rohil Berlangsung Meriah
40 Peserta Adu Skill dan Strategi, PSI Bersama ESI Rohil Buka Turnamen Free Fire Independent Day Battle
Turnamen KSMI Rohil Cup I 2026 Resmi Dibuka, Kebersamaan dan Sportivitas Jadi Semangat Utama
Polsek Sinaboi Gelar Apel Konsolidasi Penanganan Karhutla di Raja Bejamu, Kapolsek Tegaskan Sanksi Pidana bagi Pembakar Lahan
Apel Kesiapsiagaan Pengendalian Karhutla Kabupaten Rokan Hilir Tahun 2026, Perkuat Sinergi Hadapi Musim Kemarau Dan Potensi El Nino
Dipersip Rokan Hilir Raih Penghargaan Kearsipan Peringkat III Tingkat Provinsi Riau
PSI Bersama ESI Rohil Jaring Bibit Atlet Esports, 700 Peserta Ikut Seleksi Free Fire 2026
Bupati Rohil dan Polda Riau Perkuat Sinergi, Ekspedisi Merah Putih Presisi Bawa Bantuan bagi Warga Pesisir
Berita ini 371 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:57 WIB

Semarak HUT RI ke-81, Final Free Fire “Independent Day Battle” PSI–ESI Rohil Berlangsung Meriah

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:43 WIB

40 Peserta Adu Skill dan Strategi, PSI Bersama ESI Rohil Buka Turnamen Free Fire Independent Day Battle

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:34 WIB

Turnamen KSMI Rohil Cup I 2026 Resmi Dibuka, Kebersamaan dan Sportivitas Jadi Semangat Utama

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 01:57 WIB

Polsek Sinaboi Gelar Apel Konsolidasi Penanganan Karhutla di Raja Bejamu, Kapolsek Tegaskan Sanksi Pidana bagi Pembakar Lahan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:23 WIB

Apel Kesiapsiagaan Pengendalian Karhutla Kabupaten Rokan Hilir Tahun 2026, Perkuat Sinergi Hadapi Musim Kemarau Dan Potensi El Nino

Berita Terbaru