RIAUPARK.COM | ROKAN HILIR – Keterbatasan jarak dan kondisi geografis tidak menjadi penghalang bagi para pelajar Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Islahiyah Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, untuk mengukir prestasi.
Berada jauh dari ibu kota Kabupaten Rokan Hilir dan termasuk salah satu wilayah terluar di Provinsi Riau, para siswa MAS Islahiyah Panipahan justru mampu menunjukkan prestasi yang membanggakan dan bersaing dengan pelajar dari madrasah maupun sekolah lainnya.
Hal itu dibuktikan dalam ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tahun 2026 yang berlangsung di Bagansiapiapi. Sebanyak lima pelajar MAS Islahiyah Panipahan berhasil meraih prestasi dengan membawa pulang trofi juara dari berbagai bidang studi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Atas capaian tersebut, para pelajar yang meraih juara berhak mewakili Kabupaten Rokan Hilir pada ajang OMI Tahun 2026 tingkat Provinsi Riau, yang akan dilaksanakan pada 3 Oktober 2026 mendatang di Pekanbaru.
Lima pelajar MAS Islahiyah Panipahan yang berhasil mengukir prestasi tersebut adalah:
• Rasti Agustira – Juara I Bidang Studi Matematika.
• Daifa Ramadhani – Juara I Bidang Studi Ekonomi.
• Novitasari Boru Samosir – Juara I Bidang Studi Geografi.
• Tiara Zihroaini – Juara II Bidang Studi Ekonomi.
• Ratih Kiyansyah Boru Samosir – Juara II Bidang Studi Matematika tingkat Madrasah Aliyah.
Keberhasilan tersebut disampaikan H. Abdurahman Yus, S.Pd.I., Ketua Yayasan Islahiyah Panipahan, Rabu (30/9/2026) di Bagansiapiapi.
H. Abdurahman Yus mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian yang berhasil diraih para pelajar MAS Islahiyah Panipahan. Menurutnya, prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi madrasah sekaligus membuktikan bahwa keterbatasan geografis bukan penghalang untuk meraih prestasi.
“Syukur kepada Allah. Pelajar yang kami kirim ke Olimpiade Madrasah Indonesia Tahun 2026 kali ini mendapatkan tempat terhormat. Juara pertama diraih oleh tiga pelajar MAS Islahiyah,” ujar H. Abdurahman Yus.
Ia berharap keberhasilan tersebut dapat terus berlanjut pada tingkat Provinsi Riau. Para pelajar diharapkan mampu kembali meraih juara sehingga berkesempatan mewakili Provinsi Riau pada ajang OMI tingkat nasional di Jakarta.
“Untuk menghadapi tahap selanjutnya, persiapan tengah kami lakukan, mulai dari bimbingan hingga pelatihan. Kami juga memohon doa agar anak-anak kami dapat kembali meraih prestasi dan mengharumkan nama Kabupaten Rokan Hilir,” katanya.
H. Abdurahman Yus juga terus memberikan motivasi kepada para siswa agar gigih dalam belajar, rajin berlatih, serta terus mengasah kemampuan dan keterampilan yang dimiliki.
Menurutnya, kondisi geografis Panipahan yang cukup jauh dari pusat pemerintahan kabupaten tidak boleh menjadi alasan bagi para pelajar untuk berhenti bermimpi dan berprestasi.
“Walaupun berada jauh dari ibu kota kabupaten dan disebut sebagai daerah terluar, dengan akses yang masih mengandalkan transportasi kapal feri serta jarak tempuh sekitar 43 mil laut, hal tersebut tidak membuat mental anak-anak kami surut untuk tetap mengukir prestasi,” ungkapnya.
Ia menegaskan, setiap mengikuti berbagai ajang perlombaan, pihak madrasah selalu menanamkan semangat kepada para siswa untuk memberikan kemampuan terbaik dan memasang target meraih juara.
“Walaupun kami merupakan salah satu peserta yang mengandalkan transportasi kapal laut dengan biaya yang cukup tinggi, setiap mengikuti momentum perlombaan kami tetap memasang target juara. Semangat dan kerja keras harus terus ditanamkan kepada anak-anak,” Pungkasnya. (MH)














