RIAUPARK.COM | ROKAN HILIR – Akses Jalan Manggala menjadi sorotan setelah warga setempat melakukan penutupan jalan dengan memasang tenda dan sejumlah spanduk berisi tuntutan agar pemerintah memberikan perhatian serius terhadap kondisi serta persoalan yang terjadi di wilayah tersebut.
Dalam spanduk yang terpasang, warga menyampaikan pesan tegas, di antaranya “Menggala yang Demoin Pujud yang Dibangun” serta “Kami Tidak Butuh Janji, Kami Perlu Bukti!!”. Pesan tersebut menunjukkan adanya harapan masyarakat agar pemerintah tidak hanya memberikan pernyataan, tetapi menghadirkan tindakan nyata di lapangan.
Penutupan akses jalan oleh warga tentunya berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat dan pengguna jalan. Kondisi tersebut juga menjadi tanda bahwa persoalan yang terjadi dinilai membutuhkan perhatian serta penyelesaian yang serius dari pihak-pihak terkait.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) diharapkan segera turun ke lapangan untuk melihat langsung kondisi Jalan Manggala sekaligus menggali persoalan yang menjadi dasar dilakukannya penutupan oleh masyarakat.
Pemkab Rohil juga diminta mengambil langkah konkret, terukur dan transparan, termasuk mencari solusi bersama warga agar akses jalan dapat kembali digunakan dan pembangunan maupun perbaikan infrastruktur dapat berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Masyarakat tentu berharap persoalan Jalan Manggala tidak berlarut-larut. Bukan sekadar janji, tetapi bukti dan tindakan nyata sangat dibutuhkan agar akses masyarakat kembali normal serta pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut dapat memberikan manfaat yang benar-benar dirasakan oleh warga. Pungkasnya (MH)














