RIAUPARK.COM | ROKAN HILIR – Bupati Rokan Hilir (Rohil), H. Bistamam, menyampaikan rasa belasungkawa dan duka cita yang mendalam atas musibah kecelakaan lalu lintas menonjol di Ruas Tol Pekanbaru–Dumai (Permai), KM 25+800 Jalur B, Kecelakaan maut yang melibatkan satu unit mobil ambulans dan truk trailer tersebut mengakibatkan sejumlah warga Kabupaten Rokan Hilir meninggal dunia.
“Atas nama pribadi, keluarga, Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir, dan seluruh masyarakat Rokan Hilir, saya menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita.
Semoga almarhum dan almarhumah diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini,” ujar Bupati H. Bistamam, Senin (8/6/2026).
Bupati H. Bistamam mengatakan bahwa musibah tersebut menjadi duka bersama bagi seluruh masyarakat Rokan Hilir. Terlebih, salah satu korban yang meninggal dunia merupakan tenaga kesehatan (nakes) yang selama ini mengabdikan dirinya dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Korban meninggal dunia yang merupakan nakes diketahui bernama Winda Handasari (37), seorang perawat yang bertugas di RSUD Dr. RM Pratomo Bagansiapiapi. Kepergian almarhumah meninggalkan duka mendalam bagi rekan sejawat dan masyarakat yang pernah merasakan dedikasinya.
“Almarhumah merupakan sosok tenaga kesehatan yang telah mendedikasikan diri untuk melayani masyarakat.
Tentu kehilangan ini menjadi duka yang sangat mendalam bagi keluarga besar RSUD Dr. RM Pratomo Bagansiapiapi dan Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir. Semoga segala amal ibadah dan pengabdiannya menjadi ladang pahala di sisi Allah SWT,” ungkap Bupati.
Selain almarhumah Winda, kecelakaan tersebut juga merenggut nyawa dua penumpang ambulans lainnya yang merupakan warga Jalan Siak, Bagansiapiapi, yaitu Ade Misra (36) dan Kasih Afrianti (38).
Bupati mengajak seluruh masyarakat Rokan Hilir untuk bersama-sama mendoakan para korban agar mendapatkan husnul khatimah serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan.
Berdasarkan laporan kepolisian, kecelakaan lalu lintas golongan berat tersebut terjadi pada Minggu (7/6/2026) malam sekitar pukul 23.45 WIB.
Peristiwa bermula saat mobil ambulans yang mengarah ke Pekanbaru menabrak bagian samping kiri truk trailer di depannya. Benturan keras tersebut menyebabkan sopir kehilangan kendali hingga mobil ambulans terbalik di tengah badan jalan tol.
Insiden tragis ini mengakibatkan tiga orang meninggal dunia di lokasi kejadian dan satu orang lainnya mengalami luka-luka.
“Musibah ini menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya keselamatan dalam perjalanan. Saya mengimbau seluruh masyarakat agar selalu berhati-hati, menjaga kondisi fisik saat berkendara, serta mematuhi seluruh aturan lalu lintas demi keselamatan bersama,” tambah Bupati H. Bistamam.
Di akhir pernyataannya, Bupati turut mengapresiasi langkah cepat dari aparat Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau, petugas jalan tol, tenaga medis, dan seluruh pihak yang langsung bergerak melakukan evakuasi serta penanganan di lokasi kejadian.
“Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan. Mari kita bersama-sama memanjatkan doa agar para korban mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan seluruh keluarga yang berduka diberikan keikhlasan,” Pungkasnya (MH)














