RIAUAPARK.COM | ROKAN HILIR, SINABOI – Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Polsek Sinaboi bersama unsur Trikorwil menggelar apel kesiapan sekaligus pengecekan sarana dan prasarana (sarpras) penanganan Karhutla serta embung air di wilayah Kecamatan Sinaboi, Kabupaten Rokan Hilir, Selasa (13/10/2026) pagi.
Kegiatan dipimpin langsung Kapolsek Sinaboi IPTU Yohanes Untung Sormin, S.H., M.H., dan dipusatkan di halaman Mako Polsek Sinaboi, Jalan Lintas Sinaboi–Dumai, Kepenghuluan Sungai Bakau, mulai pukul 08.30 WIB.
Apel tersebut turut dihadiri Camat Sinaboi Andri Munawar, S.S.T.P., M.Si., Kanit Samapta Polsek Sinaboi IPDA Doni Pasaribu, jajaran penghulu/lurah beserta perangkat desa se-Kecamatan Sinaboi, personel Polsek Sinaboi, Satpol PP, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta Tim Pemadam Karhutla PT Damon Raya Timber.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Usai apel, Kapolsek Sinaboi bersama unsur terkait memeriksa kondisi dan kelayakan peralatan pemadam. Hasil pengecekan mencatat empat unit mesin pemadam Mini Striker, dengan tiga unit dalam kondisi baik dan siap digunakan, sementara satu unit mengalami kerusakan.
Untuk perlengkapan selang, sebanyak 24 gulung selang buang dinyatakan layak dan siap pakai. Dari enam gulung selang hisap, dua dalam kondisi siap digunakan, sedangkan empat lainnya membutuhkan perbaikan atau kelengkapan soket. Sementara itu, dari empat unit nozzle yang diperiksa, dua dalam kondisi baik dan dua lainnya mengalami kerusakan.
Pengecekan kemudian dilanjutkan ke tiga embung yang menjadi sumber air pendukung penanganan Karhutla, yakni Embung Jalan Kampung Aman RT 12 Kepenghuluan Sungai Bakau, Embung Jalan Suka Damai RT 10 Kepenghuluan Darussalam, dan Embung Sepakat RT 22 Kepenghuluan Raja Bejamu. Ketiganya dipastikan dalam kondisi baik dengan ketersediaan air yang mencukupi untuk mendukung pemadaman darat apabila sewaktu-waktu dibutuhkan.
Kapolsek Sinaboi IPTU Yohanes Untung Sormin menegaskan, pemetaan kesiapan personel, peralatan, dan sumber air menjadi langkah penting agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan efektif apabila ditemukan titik panas maupun titik api yang berpotensi memicu Karhutla.
“Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen bersama antara Polri, pemerintah kecamatan, TNI, pihak swasta, dan masyarakat melalui MPA untuk memastikan seluruh personel serta peralatan siap digerakkan secara cepat, tepat, dan terpadu,” ujar IPTU Yohanes Untung Sormin.
Melalui sinergi lintas sektoral tersebut, Polsek Sinaboi berharap upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla dapat dilakukan secara maksimal sehingga potensi kebakaran dapat diantisipasi sejak dini. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Pungkasnya (MH)













