RIAUPARK.COM | ROKAN HILIR – Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) kembali menggelar Festival Tunas Bahasa Ibu tingkat kabupaten. Acara yang berlangsung di Gedung Serba Guna SMP Negeri 1 Bangko, Bagansiapiapi ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Rohil, M. Nurhidayat, SH, MH. Selasa (1/9/2026) Bagansiapiapi.
Dalam sambutannya, Kabis Pendidikan dan Kebudayaan Rohil M Nurhidayat menekankan pentingnya melestarikan bahasa ibu sebagai bagian dari menjaga budaya bangsa, mempererat persaudaraan, serta membentuk generasi yang santun dan berbudaya unggul. Ia juga menyampaikan rasa bangga atas antusiasme sekolah dan orang tua yang mendukung kegiatan ini meski dengan keterbatasan anggaran.
“Lestarikan bahasa ibu, jaga budaya bangsa, pererat persaudaraan, berbahasa santun berbudaya unggul,” tegasnya Dayat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Festival ini merupakan kali kedua digelar di Rokan Hilir. Tahun sebelumnya, peserta Rohil berhasil meraih juara umum di Pekanbaru, termasuk kategori favorit stand-up comedy. Namun, keterbatasan dana sempat menghambat pengiriman peserta ke tingkat nasional di Jakarta. Tahun ini, kegiatan didukung melalui dana BOS sehingga lebih terorganisir.
Sementara itu Kepala Sekolah SDN 025 Bagan Hulu, Kurniawan, S.Pd., turut mengapresiasi penyelenggaraan festival ini. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan minat dan bakat, sekaligus mengharumkan nama Rokan Hilir di tingkat provinsi maupun nasional.
Festival Tunas Bahasa Ibu tingkat kabupaten tahun 2026 ini diikuti oleh 212 peserta dari jenjang SD dan SMP, terdiri dari 106 siswa dari 20 sekolah dasar dan 106 siswa dari 16 sekolah menengah pertama.
Adapun cabang lomba yang dipertandingkan meliputi, Pidato berbahasa Melayu, Mendongeng, Tembang tradisi dan syair, Menulis cerpen, Membaca puisi, Menulis aksara Arab Melayu, Stand-up comedy
Dengan semangat pelestarian budaya dan dukungan penuh dari berbagai pihak, Festival Tunas Bahasa Ibu 2026 diharapkan menjadi ajang penting dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, kreatif, dan berbudaya unggul di Rokan Hilir. Pungkasnya (MH)














