RIAUPARK.COM | BAGANSIAPIAPI – Turnamen Offline Free Fire bertajuk “Independent Day Battle” resmi digelar melalui kolaborasi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) bersama Esports Indonesia (ESI) Kabupaten Rokan Hilir.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi bagi para pecinta game, tetapi juga difokuskan sebagai wadah seleksi untuk mencari bibit-bibit atlet esports berbakat yang akan dipersiapkan mewakili Kabupaten Rokan Hilir di berbagai ajang bergengsi.
Ketua ESI Kabupaten Rokan Hilir sekaligus Ketua Panitia, Otto Yanoko Raymanda, pada Selasa (4/8/2026), mengatakan bahwa penyelenggaraan turnamen ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam mendorong perkembangan ekosistem esports di daerah.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan, menjunjung tinggi sportivitas, serta membangun semangat kompetisi yang sehat.
Menurut Otto, turnamen tersebut merupakan bagian dari proses pembinaan atlet esports yang dipersiapkan menghadapi kejuaraan di tingkat provinsi hingga nasional. Melalui seleksi yang terstruktur, diharapkan lahir atlet-atlet potensial yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Rokan Hilir.
Sementara itu, dr. Muhammad Maliki dari PSI menjelaskan bahwa Turnamen Esport Free Fire Rohil 2026 memiliki tujuan yang lebih luas daripada sekadar mencari juara.
“Kegiatan ini dijadikan sebagai training pemain guna melihat perkembangan kemampuan serta potensi peserta yang nantinya akan diproyeksikan sebagai atlet esports Kabupaten Rokan Hilir,” ujar dr. Muhammad Maliki.
Ia menambahkan, program training pemain tersebut merupakan salah satu tahapan pembinaan sekaligus menjadi persyaratan yang diminta oleh Kementerian dalam pengembangan cabang olahraga esports.
Antusiasme masyarakat, khususnya kalangan generasi muda, terhadap turnamen ini sangat tinggi. Hingga penutupan pendaftaran, tercatat lebih dari 700 peserta telah mendaftarkan diri untuk mengikuti kompetisi tersebut.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 96 tim akan menjalani proses seleksi, kemudian disaring menjadi 48 tim yang berhak tampil pada pertandingan utama.
Para peserta berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Rokan Hilir, di antaranya Kecamatan Bangko, Pekaitan, Tanah Putih, Bangko Pusako, Rimba Melintang, Sinaboi, serta sejumlah kecamatan lainnya.
Panitia memperkirakan proses seleksi akan berlangsung selama satu hari mengingat tingginya jumlah peserta yang mengikuti tahapan penyaringan. Sementara itu, pertandingan utama dijadwalkan mulai digelar pada Sabtu, 8 Agustus 2026, pukul 10.00 WIB.
Melalui kegiatan ini, penyelenggara berharap dapat melahirkan atlet-atlet esports berprestasi yang mampu membawa nama Kabupaten Rokan Hilir bersaing di tingkat provinsi maupun nasional.
Selain memperkuat pembinaan atlet, kolaborasi antara PSI dan ESI Kabupaten Rokan Hilir diharapkan menjadi langkah nyata dalam membangun ekosistem esports yang sehat, kompetitif, dan berkelanjutan bagi generasi muda di daerah. Pungkasnya (MH)














