RIAUPARK.COM | ROKAN HILIR – Dalam upaya meningkatkan koordinasi dan kesiapsiagaan menghadapi potensi ancaman penyakit menular, Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas I Dumai Wilayah Kerja Bagansiapiapi menggelar Rapat Dalam Kantor Lintas Program dan Lintas Sektor.
Kegiatan ini berlangsung di Lantai 3 Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Rokan Hilir, Pada Kamis (23/04/2026).
Rapat dipimpin langsung oleh Kepala Wilayah Kerja Bagansiapiapi, Firman, SKM, M.KL, serta dihadiri oleh 13 instansi lintas sektor dan perwakilan pelaku usaha yang memiliki peran strategis dalam mendukung pelaksanaan tugas karantina kesehatan, khususnya di wilayah pelabuhan.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antarinstansi sekaligus menyelaraskan langkah koordinasi dalam menghadapi berbagai tantangan kesehatan, terutama potensi masuk dan keluarnya penyakit menular melalui jalur transportasi laut.
Dalam keterangannya, Firman menegaskan bahwa rapat lintas sektor ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat sistem pengawasan kesehatan di wilayah pelabuhan.
“Melalui rapat lintas program dan lintas sektor ini, kami ingin memastikan seluruh pihak memiliki kesiapan yang sama dalam mencegah masuk dan keluarnya penyakit. Koordinasi yang solid menjadi kunci utama dalam upaya perlindungan kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, fokus utama karantina kesehatan saat ini adalah melakukan pencegahan terhadap potensi penyebaran penyakit menular yang dapat dibawa melalui alat angkut, baik oleh awak kapal, penumpang, maupun barang bawaan.
“Pengawasan harus dilakukan secara rutin, terintegrasi, dan berkelanjutan. Hal ini penting mengingat potensi penyebaran penyakit dapat terjadi melalui berbagai jalur,” jelasnya.
Selain itu, BKK Kelas I Dumai juga terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan melalui pemanfaatan sistem digital. Saat ini, proses administrasi pelayanan kekarantinaan kesehatan terhadap alat angkut, khususnya kapal, telah dilakukan secara daring.
“Digitalisasi layanan ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, mempercepat proses administrasi, serta memberikan kemudahan bagi pelaku usaha dan pengguna jasa di pelabuhan,” tambah Firman.
Rapat ini turut dihadiri oleh berbagai instansi terkait, antara lain :
• Kepala KSOP Kelas IV Bagansiapiapi
• Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Bagansiapiapi
• Kepala DPMTSP Kabupaten Rokan Hilir
• Danposal TNI Angkatan Laut Bagansiapiapi
• Kepala Satpol Airud Bagansiapiapi
• Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Rokan Hilir
• Kepala Basarnas Kabupaten Rokan Hilir
• Kabag Kesra Setda Kabupaten Rokan Hilir
• Kepala Kantor Bea dan Cukai Tipe Pratama Bagansiapiapi
• Kepala Polsek Bangko
• Kepala RSUD Bagansiapiapi
• Kepala Puskesmas Bangko
• Agen Pelayaran PT. Pantai Timur
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun koordinasi yang semakin solid, responsif, dan terintegrasi antarinstansi, sehingga upaya pencegahan serta penanggulangan penyakit menular dapat berjalan lebih efektif demi melindungi kesehatan masyarakat di wilayah kerja pelabuhan Bagansiapiapi. Pungkasnya (MH)














