RIAUPARK.COM | ROKAN HILIR – Dalam upaya mencegah terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di musim kemarau, jajaran Polsek Sinaboi terus meningkatkan langkah-langkah preventif melalui patroli serta sosialisasi kepada masyarakat di wilayah rawan kebakaran.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada sekitar pukul 13.00 WIB. Bhabinkamtibmas Kepenghuluan Raja Bejamu, Brigadir Robert K., bersama masyarakat setempat melakukan patroli dan pemantauan langsung di area yang berpotensi terjadi Karhutla, tepatnya di sepanjang Jalan Kampung Tengah RT 02, Kepenghuluan Raja Bejamu, Kecamatan Sinaboi, Kabupaten Rokan Hilir pada Kamis (4/62026).
Kapolsek Sinaboi Iptu Irwandy H.Turnip, S.H., M.H. melalui Brigadir Robert K. mengatakan bahwa kegiatan patroli ini merupakan bagian dari upaya deteksi dini dan pencegahan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan yang kerap meningkat saat cuaca panas dan curah hujan menurun.
“Kami terus mengingatkan masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar selain melanggar hukum, tindakan tersebut sangat berisiko menimbulkan kebakaran yang dapat merugikan banyak pihak.
Kami juga mengimbau warga untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan karena dapat menjadi pemicu terjadinya kebakaran,” ujar Brigadir Robert.
Selain memberikan edukasi terkait bahaya Karhutla, petugas juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan dengan segera melaporkan kepada pihak kepolisian maupun instansi terkait apabila menemukan adanya titik api atau indikasi kebakaran sekecil apa pun.
Menurutnya, kecepatan penyampaian informasi dari masyarakat sangat penting agar langkah penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat sebelum api meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.
Dari hasil patroli dan pemantauan yang dilakukan di lokasi rawan Karhutla tersebut, petugas tidak menemukan adanya titik api. Kondisi lahan juga terpantau masih dalam keadaan basah dan berair sehingga relatif aman dari potensi kebakaran.
Kapolsek Sinaboi berharap sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga lingkungan terus terjalin dengan baik demi mencegah terjadinya Karhutla di wilayah Kecamatan Sinaboi.
“Pencegahan Karhutla bukan hanya tugas aparat, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Dengan kesadaran dan kepedulian seluruh masyarakat, kita dapat menjaga lingkungan tetap aman dan terhindar dari bencana kebakaran,” tutupnya.
Hingga kegiatan berakhir, situasi kamtibmas di wilayah Kepenghuluan Raja Bejamu, Kecamatan Sinaboi, terpantau aman, tertib, dan kondusif, serta tidak ditemukan adanya kejadian Karhutla. Pungkasnya (MH)














