Rapor Merah Kapolres Rohil” Memanas, HMI–GPM Desak Kapolda Riau Segera Copot Kapolres

- Penulis

Jumat, 17 April 2026 - 15:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RIAUPARK.COM | ROKAN HILIR –

Gelombang protes dari kalangan mahasiswa dan pemuda mengguncang wilayah Rokan Hilir. Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) bersama Gerakan Pemuda Masyarakat Rokan Hilir (GPM ROHIL) menggelar aksi demonstrasi bertajuk “Rapor Merah Kapolres Rohil” pada Jumat (17/04/2026).

Aksi ini merupakan bentuk protes terhadap lemahnya penegakan hukum, khususnya dalam penanganan peredaran narkoba, maraknya tempat hiburan malam, serta praktik perjudian di wilayah Rokan Hilir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi yang berlangsung di depan Mapolres Rokan Hilir, Banjar XII, Kecamatan Tanah Putih ini diikuti sekitar 30 orang massa. Kehadiran mereka disambut dengan banner bertuliskan “Selamat Datang Pejuang Apresiasi Rakyat”. Namun, massa datang dengan tuntutan tegas, yakni mendesak pencopotan Kapolres Rokan Hilir.

Dalam aksi tersebut, Ketua Cabang HMI Rokan Hilir, Eka Rahayu Wijaya Pratama, selaku Koordinator Lapangan I, menyampaikan kritik tajam terhadap kinerja aparat penegak hukum.

“Jika Kapolres tidak dicopot, kami siap mendukung Polri di bawah Mendagri dan Kapolri untuk beralih profesi menjadi petani. Ini bentuk kekecewaan kami terhadap kondisi hukum di Rohil,” tegasnya.

Pernyataan serupa juga disampaikan Ketua GPM Rohil, Fani Pratama, selaku Koordinator Lapangan II, yang menilai lemahnya penindakan hukum telah merusak rasa aman masyarakat aksi ini turut dikomandoi oleh Jenderal Lapangan I : Ayatullah M. Faisal dan Jenderal Lapangan II : Adam Rahmansyah.

Ketidakhadiran Kapolres Rokan Hilir dalam aksi tersebut memicu kekecewaan dan kemarahan massa. Para demonstran menilai tidak adanya itikad baik dari pimpinan kepolisian untuk menemui mereka secara langsung.

Situasi sempat memanas hingga akhirnya Wakapolres Rokan Hilir Kompol Rikky Operiady S.Sos., S.I.K, M.I.K turun langsung menjumpai massa aksi untuk meredam ketegangan.

Lima Poin “Rapor Merah” Kapolres Rohil dalam orasinya di hadapan aparat penegak hukum (APH), mahasiswa dan pemuda menyampaikan lima poin utama yang menjadi dasar tuntutan mereka.

• Wilayah Berpotensi Menjadi “Zona Nyaman” Kriminalitas lemahnya pengawasan dinilai membuat berbagai aktivitas ilegal seperti narkoba, hiburan malam, dan perjudian berkembang tanpa penindakan tegas.

• Krisis Wibawa Institusi di Mata Masyarakat kapolres sebagai simbol otoritas negara dianggap gagal menjaga kepercayaan publik, sehingga masyarakat mulai meragukan peran aparat dalam menjaga keamanan.

• Runtuhnya Disiplin dan Keselamatan Personel Insiden meninggalnya seorang anggota di tempat hiburan malam dinilai sebagai bukti lemahnya pengawasan dan pembinaan internal.

• Maladministrasi dan Kegagalan Operasional kasus tahanan kabur mencerminkan buruknya manajemen fasilitas serta lemahnya sistem pengawasan di lingkungan kepolisian.

• Hambatan terhadap Pembangunan dan Investasi Daerah kondisi keamanan yang tidak kondusif dinilai menghambat masuknya investasi dan memperlambat pembangunan daerah.

Setelah massa bertahan hingga malam, Wakapolres Rokan Hilir Kompol Rikky Operiady S.Sos., S.I.K, M.I.K kembali menemui para demonstran untuk melakukan mediasi sekitar pukul 19.45 WIB.

Dalam pertemuan tersebut, Koordinator Lapangan (Korlap) dan Jenderal Lapangan (Jendlap) secara resmi menandatangani dan menyerahkan tuntutan aksi kepada pihak kepolisian melalui Wakapolres sebagai perwakilan.

Massa aksi menegaskan bahwa demonstrasi ini bukanlah yang terakhir. Jika tuntutan mereka 3X24 JAM tidak ditindaklanjuti, mereka akan kembali menggelar aksi lanjutan dengan jumlah massa yang lebih besar.

Aksi ini menjadi sinyal kuat meningkatnya tekanan publik terhadap kinerja aparat penegak hukum di Rokan Hilir. Kini, masyarakat menunggu langkah nyata untuk membuktikan bahwa hukum benar-benar ditegakkan secara adil dan tegas. Pungkasnya (MH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel riaupark.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rapat Pleno Pilpeng Pedamaran Tuntas, Mulyadi Unggul dengan 699 Suara sebagai Calon Penghulu Terpilih
Mulyadi Resmi Terpilih sebagai Penghulu Pedamaran dalam Pilpeng Serentak Tahap I
Gelar Pasukan Pengamanan Pilpeng Serentak 2026, Kapolres Rohil: Jaga Netralitas Mutlak, Proses Harus Jujur dan Demokratis
Gelar Pasukan Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Kapolres Rohil Tekankan Penegakan yang Edukatif dan Humanis
PMI Rohil Bersama Klenteng Kwan Te Tuah Gelar Aksi Donor Darah, Wujud Nyata Peduli Kemanusiaan
Wabup Jhony Charles Apresiasi Peran PNM, Hampir 48 Ribu Nasabah di Rohil Jadi Penggerak Ekonomi Kerakyatan
Jumat Keliling di Cempedak Rahuk, Kasat Binmas: Polri dan Masyarakat Adalah Satu Kekuatan
Green Policing — Polres Rohil Tanam Pohon, Wujud Kepedulian Terhadap Kelestarian Lingkungan
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Rapat Pleno Pilpeng Pedamaran Tuntas, Mulyadi Unggul dengan 699 Suara sebagai Calon Penghulu Terpilih

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Mulyadi Resmi Terpilih sebagai Penghulu Pedamaran dalam Pilpeng Serentak Tahap I

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:33 WIB

Gelar Pasukan Pengamanan Pilpeng Serentak 2026, Kapolres Rohil: Jaga Netralitas Mutlak, Proses Harus Jujur dan Demokratis

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Gelar Pasukan Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Kapolres Rohil Tekankan Penegakan yang Edukatif dan Humanis

Minggu, 25 Oktober 2026 - 05:46 WIB

PMI Rohil Bersama Klenteng Kwan Te Tuah Gelar Aksi Donor Darah, Wujud Nyata Peduli Kemanusiaan

Berita Terbaru