RIAUPARK.COM | ROKAN HILIR – Antrian panjang kendaraan roda dua dan roda empat terlihat memadati SPBU di Jalan Bintang, Kota Bagansiapiapi, Selasa (24/03/2026). Warga tampak rela menunggu berjam-jam demi mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite yang belakangan ini dilaporkan mulai langka di sejumlah titik di kota Bagansiapiapi tersebut.
Sejak pagi hari, masyarakat sudah berdatangan ke SPBU Jalan Bintang Hilir. Kondisi ini membuat suasana di sekitar lokasi menjadi lebih ramai dari biasanya. Beberapa pengendara bahkan mengaku harus mengantri cukup lama agar bisa mengisi bahan bakar kendaraan mereka.
Kelangkaan BBM jenis Pertalite di kota Bagansiapiapi ini diduga dipicu oleh meningkatnya kebutuhan masyarakat selama momen lebaran perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah / 2026 Masehi. Banyaknya warga yang datang dan beraktivitas di Bagansiapiapi selama momen Lebaran membuat konsumsi BBM meningkat signifikan, sementara pasukan dinilai belum sepenuhnya stabil.
Selain antrian panjang di SPBU, kondisi ini juga berdampak pada harga Pertalite di tingkat pengecer. Jika biasanya harga eceran berada di kisaran Rp12.000 per liter, kini melonjak hingga sekitar Rp20.000 per liter. Kenaikan harga tersebut membuat sebagian masyarakat lebih memilih mengantri di SPBU resmi agar bisa mendapatkan harga yang lebih terjangkau.
Warga berharap pemerintah daerah bersama pihak terkait dapat segera mengambil langkah cepat untuk menstabilkan kembali pasukan BBM di Bagansiapiapi. Stabilitas distribusi dinilai sangat penting, terutama selama momen Lebaran Idul Fitri ketika mobilitas masyarakat meningkat tajam.
Situasi antrian panjang ini menjadi perhatian publik, karena BBM merupakan kebutuhan penting bagi aktivitas masyarakat sehari-hari, baik untuk bekerja, berdagang, maupun perjalanan mudik dan silaturahmi saat Lebaran. Masyarakat pun berharap kondisi ini segera teratasi agar aktivitas di kota Bagansiapiapi dapat kembali berjalan normal. Pungkasnya (MH)














