Resmi dilantik PW HIMMAH Riau, Ari Latif : Tegaskan Komitmen Membangun Organisasi dan Daerah

- Penulis

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RIAUPARK.COM | PEKANBARU – Ari Latif resmi dilantik sebagai Ketua Pimpinan Wilayah Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (PW HIMMAH) Provinsi Riau periode 2026–2029 oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) HIMMAH, Abdul Razak Nasution, di Aula Rumah Dinas Ketua DPRD Provinsi Riau, Rabu (28/10/2026).

Mengusung tema “Implementasi Peran Strategis Mahasiswa Al Washliyah dalam Memaksimalkan Potensi Bumi Lancang Kuning”, pelantikan ini menjadi momentum bagi kepengurusan baru untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menegaskan komitmen HIMMAH dalam berkontribusi terhadap pembangunan dan kemajuan Provinsi Riau.

Dalam sambutannya, Ari Latif menegaskan bahwa amanah kepemimpinan yang diterimanya bukan sekadar tanggung jawab organisatoris, melainkan panggilan pengabdian untuk membesarkan HIMMAH serta menghadirkan manfaat nyata bagi kader dan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Ari, HIMMAH harus mampu menempatkan diri sebagai organisasi mahasiswa yang memiliki kekuatan intelektual, integritas moral, dan kepekaan sosial dalam merespons berbagai persoalan daerah.

“Bagi kami, pelantikan ini bukanlah akhir dari sebuah proses, melainkan awal dari tanggung jawab dan pengabdian yang lebih besar. Amanah ini akan kami jalankan dengan penuh kesungguhan untuk membangun HIMMAH Riau menjadi organisasi yang solid, progresif, dan benar-benar hadir di tengah masyarakat,” ujar Ari Latif.

Ia menyampaikan bahwa kepengurusan PW HIMMAH Riau periode 2026–2029 akan memprioritaskan penguatan konsolidasi internal, kaderisasi berkelanjutan, serta perluasan jaringan organisasi hingga ke kabupaten dan kota di seluruh Provinsi Riau.

Ari menilai, kekuatan organisasi tidak cukup diukur dari struktur kepengurusan semata, tetapi juga dari kualitas kader, keberanian menyampaikan gagasan, dan kemampuan memberikan kontribusi konkret bagi masyarakat.

“Kami ingin HIMMAH Riau tumbuh sebagai rumah besar bagi kader untuk belajar, berproses, dan melahirkan gagasan-gagasan yang bermanfaat. Organisasi ini harus menjadi ruang pembentukan karakter, kepemimpinan, dan intelektualitas, sehingga kader HIMMAH mampu tampil sebagai generasi yang berintegritas serta memiliki tanggung jawab terhadap masa depan bangsa,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ari menegaskan bahwa mahasiswa memiliki posisi strategis dalam mengawal arah pembangunan daerah. Menurutnya, Riau dengan kekayaan sumber daya alam yang melimpah membutuhkan keterlibatan generasi muda untuk memastikan potensi tersebut dikelola secara bertanggung jawab dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

Ia mengatakan, PW HIMMAH Riau siap membangun komunikasi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, perguruan tinggi, serta berbagai elemen masyarakat dalam mendorong kemajuan daerah.

Namun demikian, Ari menekankan bahwa kolaborasi tidak boleh menghilangkan daya kritis mahasiswa dalam menjalankan fungsi kontrol sosial.

“Bagi kami, menjadi mitra pemerintah bukan berarti kehilangan sikap kritis. HIMMAH harus mampu memberikan masukan, menyampaikan kritik yang objektif, serta menawarkan solusi terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.

Ketika ada kebijakan yang berpihak kepada rakyat, kita harus mendukung. Namun, ketika terdapat persoalan yang menyangkut kepentingan publik, mahasiswa juga harus berani menyuarakan kebenaran berdasarkan fakta dan argumentasi yang dapat dipertanggungjawabkan,” ungkapnya.

Ari juga menyoroti pentingnya memastikan kekayaan sumber daya alam Riau sejalan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat, pemerataan pembangunan, dan penguatan kualitas sumber daya manusia.

Menurutnya, mahasiswa tidak boleh hanya menjadi penonton di tengah besarnya potensi ekonomi daerah. Sebaliknya, mahasiswa harus mengambil bagian melalui kajian, diskusi publik, pendidikan masyarakat, serta gerakan intelektual yang memberikan dampak positif bagi pembangunan.

“Riau memiliki potensi yang luar biasa. Karena itu, kita ingin mahasiswa Al Washliyah ikut mengambil peran melalui gagasan, kajian, dan pengabdian. Kemajuan daerah harus berjalan beriringan dengan kesejahteraan rakyat. Inilah salah satu tanggung jawab moral yang harus dijawab oleh HIMMAH sebagai organisasi mahasiswa,” tambahnya.

Selain pengawalan pembangunan, Ari menyebut penguatan kaderisasi sebagai fondasi utama dalam menjalankan roda organisasi. Ia berharap setiap kader HIMMAH memiliki kesempatan untuk meningkatkan kapasitas diri melalui latihan kader dasar(LKD), latihan kader menengah(LKM),latihan kader atas (LKA) serta kajian keilmuan, diskusi kebangsaan, dan kegiatan sosial kemasyarakatan.

Ia juga mengajak seluruh pengurus dan kader untuk menjaga persatuan, memperkuat ukhuwah, serta mengesampingkan kepentingan pribadi demi kemajuan organisasi.

Menurut Ari, perbedaan pandangan merupakan hal yang wajar dalam organisasi mahasiswa, tetapi harus dikelola melalui dialog dan semangat persaudaraan.

“Kita tidak bisa membesarkan organisasi hanya dengan mengandalkan satu atau dua orang. HIMMAH Riau harus dibangun melalui kebersamaan, kerja kolektif, dan kesediaan untuk saling menguatkan. Saya mengajak seluruh pengurus dan kader untuk bergerak bersama, menjaga nama baik organisasi, serta menjadikan HIMMAH sebagai tempat lahirnya pemimpin-pemimpin masa depan yang berilmu, berakhlak, dan berpihak pada kepentingan masyarakat,” katanya.

Ari turut menegaskan bahwa kepengurusan yang dipimpinnya terbuka terhadap gagasan dan kolaborasi yang bertujuan memperkuat organisasi serta meningkatkan kontribusi mahasiswa bagi daerah.

Ia berharap HIMMAH Riau ke depan semakin dikenal melalui kualitas kader, gagasan yang konstruktif, dan kerja nyata yang dapat dirasakan masyarakat, bukan semata-mata melalui kegiatan seremonial.

Sebelumnya, Ketua Umum PP HIMMAH, Abdul Razak Nasution, dalam amanat pelantikan berpesan agar kepengurusan PW HIMMAH Riau menjaga nama baik organisasi, memperluas jaringan hingga ke seluruh kabupaten dan kota, serta memperkuat pembinaan kader.

Razak juga menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai mitra kritis dan konstruktif pemerintah, terutama dalam mengawal pemanfaatan potensi sumber daya alam Riau agar memberikan manfaat yang adil bagi masyarakat.

Ia berharap HIMMAH Riau mampu melahirkan kader yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

Arahan tersebut sejalan dengan komitmen Ari Latif untuk menjadikan kaderisasi, pengabdian masyarakat, dan pengawalan pembangunan sebagai bagian penting dari arah gerak organisasi selama masa kepemimpinannya.

Dengan demikian, kepengurusan PW HIMMAH Riau periode 2026–2029 diharapkan mampu menerjemahkan amanah pelantikan menjadi program kerja yang terukur, memperluas jangkauan organisasi, serta memperkuat posisi mahasiswa dalam mendorong kemajuan Bumi Lancang Kuning.

Pelantikan PW HIMMAH Riau tersebut dihadiri Ketua DPRD Provinsi Riau Kaderismanto, Pelaksana Tugas Gubernur Riau yang diwakili Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Dr. H. Bobby Rachmat, serta Kepala Kejaksaan Tinggi Riau yang diwakili Asisten Intelijen, Fitriansyah Akbar, S.H., M.H.

Turut hadir perwakilan CRO PT Agrinas Palma Nusantara, Mayjen TNI Joko Andoko, yang diwakili Mayjen TNI Handoko Nurseta, perwakilan Kapolda Riau AKP Rahmat Taufik Harahap, serta Asisten Pemerintahan Kabupaten Dumai, Zainur.

Hadir pula perwakilan PW Al Washliyah Riau, perwakilan Muslimat Al Washliyah, jajaran Cipayung Plus Riau, Lembaga Adat Melayu Hulu Balang Riau, para senior, serta kader dan simpatisan HIMMAH dari berbagai daerah di Provinsi Riau.

Pelantikan tersebut menjadi awal perjalanan kepengurusan baru untuk memperkuat peran HIMMAH dalam bidang kaderisasi, intelektualitas, dan pengabdian sosial.

Di bawah kepemimpinan Ari Latif, PW HIMMAH Riau diharapkan mampu tumbuh sebagai organisasi mahasiswa yang berkarakter, mandiri, dan konsisten mengawal kepentingan masyarakat serta masa depan Bumi Lancang Kuning. Pungkasnya (MH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel riaupark.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

AMPDRH Desak Kejati Riau Usut Dugaan Penyimpangan Anggaran Rp57 Miliar di Dinas Perkim Rokan Hulu
Rapat Pleno Pilpeng Pedamaran Tuntas, Mulyadi Unggul dengan 699 Suara sebagai Calon Penghulu Terpilih
Mulyadi Resmi Terpilih sebagai Penghulu Pedamaran dalam Pilpeng Serentak Tahap I
Gelar Pasukan Pengamanan Pilpeng Serentak 2026, Kapolres Rohil: Jaga Netralitas Mutlak, Proses Harus Jujur dan Demokratis
Gelar Pasukan Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Kapolres Rohil Tekankan Penegakan yang Edukatif dan Humanis
PMI Rohil Bersama Klenteng Kwan Te Tuah Gelar Aksi Donor Darah, Wujud Nyata Peduli Kemanusiaan
Wabup Jhony Charles Apresiasi Peran PNM, Hampir 48 Ribu Nasabah di Rohil Jadi Penggerak Ekonomi Kerakyatan
Jumat Keliling di Cempedak Rahuk, Kasat Binmas: Polri dan Masyarakat Adalah Satu Kekuatan
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:05 WIB

Resmi dilantik PW HIMMAH Riau, Ari Latif : Tegaskan Komitmen Membangun Organisasi dan Daerah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 05:50 WIB

AMPDRH Desak Kejati Riau Usut Dugaan Penyimpangan Anggaran Rp57 Miliar di Dinas Perkim Rokan Hulu

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Rapat Pleno Pilpeng Pedamaran Tuntas, Mulyadi Unggul dengan 699 Suara sebagai Calon Penghulu Terpilih

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Mulyadi Resmi Terpilih sebagai Penghulu Pedamaran dalam Pilpeng Serentak Tahap I

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Gelar Pasukan Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Kapolres Rohil Tekankan Penegakan yang Edukatif dan Humanis

Berita Terbaru