RIAUPARK.COM | ROKAN HILIR – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) VIII Panahan Riau 2026 resmi dimulai di Lapangan KONI Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) pada Kamis (17/9/2026).
Sebanyak 200 peserta ambil bagian dalam ajang yang menjadi panggung pembuktian kemampuan, fokus, mental, dan ketepatan bidikan para atlet panahan dari berbagai daerah di Riau.
Pembukaan Kejurprov VIII Panahan Riau 2026 dihadiri Wakil Bupati Rohil Jhony Charles BBA., MBA., jajaran Forkopimda, sejumlah kepala OPD, Camat Bangko, para ketua cabang olahraga, Ketua Perpani kabupaten/kota se-Riau, pelatih dan ofisial, serta para kepala sekolah dan siswa-siswi SD, SMP, dan SMA di Kecamatan Bangko. Turut hadir di sela kegiatan, Suci Rahmiani Ade, istri Bupati Indragiri Hulu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kejurprov resmi dibuka Wakil Bupati Rohil Jhony Charles dengan ditandai uji coba memanah. Momen tersebut sekaligus menandai dimulainya persaingan para atlet untuk memperebutkan prestasi dalam Kejurprov VIII Panahan Riau 2026.
Pertandingan berlangsung selama empat hari, mulai 17 hingga 20 September 2026. Laga dijadwalkan berlangsung sejak pukul 06.40 WIB hingga 17.30 WIB.
Wakil Bupati Rohil, Jhony Charles menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Rohil sebagai tuan rumah penyelenggara. Ia menyoroti antusiasme para atlet muda yang mendominasi peserta tahun ini.
“Pemkab Rohil sangat bangga melihat semangat para kontingen. Banyak atlet yang masih sangat muda, bahkan ada yang masih duduk di bangku sekolah dasar. Ini modal dan harapan besar bagi masa depan olahraga Riau,” ujar Jhony Charles.
Ia menambahkan, olahraga panahan menuntut kesabaran, konsentrasi, dan kestabilan emosi yang tinggi. Oleh karena itu, ia meminta para peserta tidak sekadar berfokus pada kemenangan, tetapi juga menjadikan ajang ini untuk membentuk mental bertanding yang matang.
“Kalau ingin menjadi juara, kunci utamanya ada pada kesabaran dan kestabilan. Jika emosi tidak stabil, anak panah bisa melenceng. Bertandinglah dengan tenang, tunjukkan kemampuan terbaik, dan junjung tinggi sportivitas. Biarkan para atlet menjadi juara atas dasar kemampuan dan perjuangan murninya sendiri,” tegasnya.
Ketua Umum Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Rohil, Sunardi, mengatakan Kejurprov tidak semata menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum memperkuat pembinaan dan regenerasi atlet panahan di Provinsi Riau.
“Harapan kita Kejurprov ini berjalan lancar dan sukses. Mudah-mudahan dari ajang ini lahir atlet-atlet baru yang berprestasi dan nantinya mampu membawa nama Rokan Hilir maupun Riau di berbagai kejuaraan,” ujar Sunardi.
Menurutnya, Perpani Rohil juga akan memperluas sosialisasi olahraga panahan ke lingkungan sekolah, mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkenalkan panahan lebih luas sekaligus membuka ruang bagi munculnya bibit-bibit atlet muda.
Di sisi lain, Sunardi berharap pemerintah daerah memberikan perhatian lebih terhadap pengembangan cabang olahraga panahan, terutama dalam bentuk dukungan dan penyediaan fasilitas yang lebih memadai.
“Venue kita masih belum memadai. Karena itu kita berharap ada perhatian dan dukungan pemerintah daerah terhadap cabor panahan, khususnya terkait fasilitas,” katanya.
Kejurprov VIII Panahan Riau 2026 pun diharapkan menjadi lebih dari sekadar kompetisi empat hari. Dari Lapangan KONI Bagansiapiapi, pembinaan atlet muda dan regenerasi panahan di Riau diharapkan terus bergerak untuk melahirkan talenta-talenta baru yang mampu bersaing di tingkat daerah hingga jenjang yang lebih tinggi. Pungkasnya (MH)














