RIAUPARK.COM | ROKAN HILIR, SINABOI – Upaya memulihkan ekosistem lingkungan pascakebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan Polsek Sinaboi. Salah satunya melalui aksi penanaman pohon di areal lahan bekas terbakar di Jalan Sepakat RT 22, Kepenghuluan Raja Bejamu, Kecamatan Sinaboi, Kabupaten Rokan Hilir, Selasa (06/10/2026) pagi.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.30 WIB tersebut dipimpin langsung Kapolsek Sinaboi, IPTU Yohanes Untung Sormin, S.H., M.H., sebagai bagian dari program pemulihan lingkungan melalui Gerakan Riau Cerah Presisi.
Dalam kegiatan tersebut, penanaman dilakukan pada areal seluas sekitar 5 hektare dari total 30 hektare lahan yang berpotensi terdampak kebakaran. Sebanyak 250 bibit pohon Pulai ditanam secara bersama-sama sebagai langkah awal rehabilitasi kawasan sekaligus mendukung upaya pencegahan Karhutla di kemudian hari.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya Pj. Datuk Penghulu Raja Bejamu Mukhtar, S.Pd., 10 personel Polsek Sinaboi, 10 personel Tim Pemadam Karhutla PT Diamond Raya Timber, Tim Masyarakat Peduli Api (MPA), perangkat desa, serta masyarakat Kepenghuluan Raja Bejamu.
Kapolsek Sinaboi IPTU Yohanes Untung Sormin, S.H., M.H., mengatakan, penanaman pohon tersebut merupakan bagian dari komitmen bersama untuk mengembalikan fungsi lingkungan pada kawasan yang sebelumnya terdampak Karhutla.
“Penanaman ini bertujuan memulihkan ekosistem pada lahan bekas Karhutla sekaligus mencegah pemanfaatan lahan secara ilegal pascakebakaran,” ujar IPTU Yohanes Untung Sormin.
Menurutnya, keberhasilan menjaga kawasan pascakebakaran membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Karena itu, sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, pihak swasta, MPA, dan masyarakat dinilai penting dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
Seluruh rangkaian kegiatan penanaman 250 bibit pohon Pulai tersebut berlangsung dengan lancar, tertib, aman, dan kondusif. Aksi ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam rehabilitasi lahan bekas Karhutla serta meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan di wilayah Kecamatan Sinaboi. Pungkasnya (MH)














